Tak Berkategori
Operator Telco Ikutan Cari ‘Berkah’ di Bulan Penuh Berkah
by mrbambang on Sep.10, 2008, under Tak Berkategori
Di bulan Ramadhan yang penuh berkah, umat Islam berusaha mencari berkah dengan melakukan berbagai amalan ibadah. Tapi ternyata tidak hanya umat Islam saja yang mencari berkah, operator operator telekomunikasi juga mencoba mencari ‘berkah’. Puasa Ramadhan dan Mudik lebaran adalah momen yang sangat pas untuk menggelar berbagai promo bombastis. Lihat saja di televisi setiap saat selalu ada iklan operator telekomunikasi yang menawarkan berbagai promosi tarif. Berikut ini beberapa operator yang saya ketahui menawarkan program tersebut.
1. Indosat :
Iklan Indosat merupakan yang paling menarik perhatian lewat kata-kata “Cumi”. Cumi sebenarnya adalah umpatan yang sudah lama terutama di Jakarta. Kemudian diadaptasi Indosat dan diartikan sebagai cuma minjem, cuma mirip, cuma minuman dan seterusnya. Mungkin juga ini untuk menegaskan bahwa Indosat sebagai operator Cumi, cuma mirip. IM3 cumi XL Bebas, Mentari cumi Simpati, Matrix Auto cumi Halo Hybrid.
Ketika operator lain masih santai-santai, Indosat langsung mencuri start dengan meluncurkan program seputar mudik. Nama programnya “Sensasi Mudik Punya Indosat 2008”. Untuk melayani pelanggan yang mudik menggunakan kendaraan, Indosat menggelar Posko Mall dan Posko Motor Rest Area. Berbagai layanan tersedia bagi pemudik sekedar sebagai tempat beristirahat melepas lelah.
Tidak hanya itu, Indosat juga memberikan tarif promo kepada dua produk prabayarnya yaitu IM3 dan Mentari. Program promosi ini berlaku selama Ramadhan dan beberapa hari sesudah lebaran. Hanya saja pas di momen Idul Fitri program ini tidak berlaku.
a. Paket mudik IM3 :
Paket IM3 menawarkan tarif khusus yaitu Rp. 0,1/detik telepon dan Rp. 0,1/SMS. Tapi tentu program ini jangan diterima mentah-mentah karena untuk mendapatkannya, perlu usaha terlebih dahulu. Setelah menelepon beberapa detik dengan tarif dasar, baru pelanggan bisa mendapatkan tarif Rp. 0,1/detik. Itupun perhitungan tarifnya berbeda berdasarkan waktu dan daerah. Seperti program promosi sebelumnya, tarif IM3 ini terkenal paling rumit dengan perhitungan yang berulang-ulang. Tarif SMS Rp. 0,1 juga tidak didapatkan dari pertama kali mengirim, melainkan setelah mengirim 10 SMS dengan jumlah gratisnya ditentukan berdasarkan perhitungan waktu.
Informasi selengkapnya di website Indosat IM3
b. Paket Mudik Mentari
Mentari lebih simpel daripada IM3 lewat paket Ribuan kali Nelpon hanya Rp. 1.000 per hari untuk pelanggan Mentari Sakti. Untuk mendapatkan ini, pelanggan harus mengirim SMS tiap hari dengan mengetik 1000 kirim ke 303. Setelah mendapatkan SMS balasan, pulsa akan terpotong Rp. 1000. Kemudian pengguna bisa menelpon berkali-kali maksimal satu jam dari jam 00.00-17.00 ke sesama Indosat. Hanya saja, pelanggan harus bersabar karena terkadang balasan SMS itu cepat, kadang lambat sampai beberapa jam.
Informasi selengkapnya di website Indosat Mentari
2. XL
XL memberikan program promosi tidak hanya kepada pelanggan prabayar, melainkan juga pascabayar. Untuk pelanggan pascabayar, ada program nelpon gratis nelpon dari jam 8 malam sampai 8 siang. Sebelum Ramadhan, program ini sebenarnya sudah ada dan sekarang dimasukkan juga pada program Ramadhan.
Untuk pelanggan prabayar, dihadirkan program Sahur Promo berupa SMS gratis ke sesama XL dari jam 00.00-06.00. Program inipun hanya berlaku sementara dari tanggal 2 – 26 September 2008.
Informasi selengkapnya di website XL
3. Telkomsel
Telkomsel yang memiliki pelanggan terbanyak di Indonesia menghadirkan program promo yang sama baik kepada pelanggan prabayar maupun pascabayar.Telkomsel memberikan program SMS Gratis sesama Telkomsel di bulan Ramadhan mulai tanggal 5 – 26 September 2008, berlaku pada jam 00.00 – 06.00 waktu setempat.
Informasi selengkapnya di website Telkomsel
4. Axis
Axis sebagai operator baru yang mayoritas sahamnya dimiliki Saudi Telecom membidik umat Islam Indonesia. Axis meluncurkan Paket Islami “Axis Salam”. Paket ini memberikan penawaran tarif khusus berupa Rp. 1 per SMS dan Rp. 1 per detik ke sesama pelanggan Axis. Selain itu, dihadirkan juga konten Islami seperti Al-Quran elektronik, pengingat sholat, Hadits, wallpaper, screensaver, themes dan sebagainya.
Informasi selengkapnya di website Axis
5. Three (3)
’3′ sebagai merk dari Hutchison CP Telecom (HCPT) ikut-ikutan menggelar layanan Ramadhan walaupun terbilang yang paling telat. Operator ini mengklaim menghadirkan berbagai terobosan inovatif di bulan Ramadhan. Diantaranya seperti SMS gratis ke semua operator, konten Ramadhan, program handset bundling dengan Nokia dan kartu perdana edisi Mudik. Apakah menurut Anda ini sudah termasuk inovatif? Tentu Anda sudah bisa menjawabnya sendiri.
’3′ meluncurkan SMS gratis ke semua operator karena mereka menganggap selama ini kebanyakan operator baru meluncurkan SMS gratis ke sesama. Sebenarnya pernyataan ini kurang tepat karena IM3 sudah lebih dulu mengadakan program SMS gratis ke semua operator. Pelanggan ’3′ hanya perlu membayar 5 SMS pertama sehari sebesar Rp. 75/SMS. Selanjutnya tarif SMS gratis ke semua operator sampai maksimal 100 SMS.
Informasi selengkapnya di website ’3′
Nah menurut Anda, operator mana yang memberikan promo paling menarik?
Trus bagaimana ya mengenai kesiapan jaringan mereka? Hmm.. ya biasanya sih mereka meningkatkan jaringan hingga dua kali lipat atau lebih. Meskipun kenyataan tahun-tahun sebelumnya ya pasti banyak errornya. Jadi percuma saja kalau misalnya promo banyak, tapi buat telpon atau SMS sulit. Tapi, ah sudahlah. Kita terima nasib saja bahwa di Indonesia, konsumen sudah biasa untuk selalu dikorbankan
Merdeka dengan Buku!
by mrbambang on Agu.17, 2008, under Tak Berkategori
Hari ini, tepat tanggal 17 Agustus 2008. Semua orang tentu sudah tahu bahwa sekarang adalah hari paling bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia. 63 tahun sudah kita menapaki kemerdekaan, terlepas dari penjajahan bangsa asing dalam bentuk fisik. Tapi, apakah kita benar-benar sudah merdeka? Ini juga pertanyaan yang sudah usang. Pertanyaan yang berulang-ulang terletup saat momen 17-an. Biarlah kenyataan yang menjawabnya. Kenyataannya ya seperti yang kita rasakan saat ini.
Indonesia seperti dua sisi mata uang yang berbeda. Sisi yang satu, banyak orang Indonesia yang kaya raya. Pelesiran ke luar negeri adalah rutinitas, mobil lima sudah lumrah, rumah tiga sudah biasa. Mall-mall mewah pun mulai menjamur di Jakarta dan kota-kota yang lain, meskipun harganya mahal tapi ramai juga. Televisi selalu menyajikan acara yang serba glamour.
Sisi yang lain, jauh lebih banyak lagi orang Indonesia yang hidupnya serba kesusahan. Mau makan saja susah, menyekolahkan anaknya terasa berat, kenaikan harga BBM dan sembako terasa mencekik leher.
Secara teori, kita memiliki wakil rakyat yang berkantor di DPR. Sayangnya, wakil rakyat tersebut hampir semuanya mewakili sisi yang rakyat kaya tadi. Setiap aspirasi dari orang kaya akan sangat cepat direspon, bahkan gaya hidup wakil rakyat tersebut juga sudah mewakili orang kaya. Pasti akan menjadi bahan tertawaan kalau ada wakil rakyat memakai baju serba lusuh apalagi compang-camping.
Jadi, kalau Anda merasa orang kaya dan kemungkinan aspirasi Anda akan bisa terpenuhi oleh wakil rakyat, silahkan mencoblos pada Pemilu nanti. Tapi, kalau kehidupan Anda masih tidak menentu, hidup serba kesusahan dan berfikir kalau aspirasi itu kemungkinan besar tidak terpenuhi, tidak perlu takut dihukum jika Anda golput. Apalagi melihat kenyataan sekarang, banyak wakil rakyat yang bermasalah. Kemungkinan untuk pemilu mendatang orangnya ya itu lagi itu lagi. (continue reading…)
Bagaimana Perkembangan Telekomunikasi di Indonesia?
by mrbambang on Agu.05, 2008, under Tak Berkategori
Menyambung dari artikel sebelumnya tentang Indonesia Merdeka, khususnya dalam industri telekomunikasi kita mayoritas masih dikuasai asing. Maraknya investor asing yang masuk ke pasar telekomunikasi di Indonesia bagai pisau bermata dua. Di satu sisi, hal ini mengindikasikan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik. Stabilitas negara sudah mulai terjaga. Indonesia mulai diperhitungkan dalam percaturan ekonomi internasional. Sementara itu di sisi lain, semakin maraknya investor asing ini hanya membuat semakin banyak uang yang lari ke luar negeri. Bangsa Indonesia hanya kebagian untung sedikit, sedangkan untung besarnya tetap lari ke luar. Pertumbuhan ekonomi memang mulai membaik, tapi masyarakat Indonesia hanya kebagian cipratannya saja.
Secara gampangnya, kita lihat 40% lebih saham Indosat dimiliki Qatar Telecom, sekitar 98 % saham XL milik Malaysia, sekitar 35% saham Telkomsel milik Singapura, Hutchison CPT (Three) jelas merupakan PMA yang merupakan joint venture Hutchison dengan Charon Pokphand, Axis mayoritas saham juga milik Saudi Telecom.
Walaupun begitu, bukan berarti perusahaan telco Indonesia semuanya dikuasai asing. Masih ada Telkom Flexi, Bakrie Telecom, Mobile-8 yang mayoritasnya masih dimiliki Pemerintah dan orang Indonesia. Tapi operator tersebut secara kuantitas masih sangat kecil dibandingkan dengan Telkomsel, Indosat atau XL dimana kebanyakan orang menggunakan kartu dari salah satu operator tersebut.
Nah, melihat fenomena seperti ini, bagaimana pendapat Anda? Bagaimana idealnya kondisi industri telekomunikasi di Indonesia? Menjelang 63 tahun kemerdekaan Indonesia ini, apa sebaiknya yang bisa kita lakukan sebagai bagian dari pengguna telekomunikasi di Indonesia? Apa harapan-harapan Anda? Banyak banget ya pertanyaannya?
Indonesia Merdeka?
by mrbambang on Agu.04, 2008, under Tak Berkategori
Tanggal 17 Agustus 1945, Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Sampai kini terhitung sudah 63 tahun kita merdeka. Setiap bulan Agustus, dari awal bulan sudah mulai dilaksanakan perayaan Agustusan untuk memperingati Kemerdekaan. Biasanya, perayaan Agustusan itu dimeriahkan dengan Lomba Panjat Pinang, Makan Kerupuk, Lari paka karung goni dan konco-konconya. Selain itu juga dimeriahkan dengan aneka pertunjukan seni. Mungkin, ini juga merupakan gambaran dari kondisi Indonesia saat ini. Belum ada hasil karya teknologi yang benar-benar bisa dibanggakan di tingkat dunia.
Secara fisik. kita memang sudah merdeka, tapi apakah sudah merdeka secara keseluruhan? Yang terjadi adalah saat ini ada beberapa Bank nasional yang saham mayoritasnya dibeli oleh asing. Perangkat elektronik hampir semuanya juga masih impor dari asing. Industri telekomunikasi mayoritas sahamnya juga dimiliki asing. Mulai dari Indosat, Telkomsel, XL, 3, Axis mayoritas milik perusahaan asing. Intinya, hampir semua bisnis yang strategis di negeri ini dikuasai oleh asing.
(continue reading…)
Buat Apa Registrasi Kartu Prabayar?
by mrbambang on Jul.29, 2008, under Tak Berkategori
Sejak tiga tahun yang lalu, kita yang menggunakan kartu SIM Prabayar diwajibkan registrasi 4444. Pelaksanaan ini mengacu pada Peraturan Menkominfo No. 23/M.KOMINFO/10/2005 tentang Registrasi Terhadap Pelanggan Jasa Telekomunikasi, khususnya Pasal 2. Di pasat tersebut menyebutkan, bahwa pelanggan mempunyai hak menggunakan jasa telekomunikasi setelah memberikan identitasnya secara benar kepada penyelenggara telekomunikasi. Memang sempat mendapat pro kontra ketika diperkenalkan, namun program ini tetap bisa berjalan dengan mulus walaupun banyak yang pesimis. Tiga tahun kemudian, tepatnya saat ini kita bisa mengetahui bagaimana berjalannya program registrasi prabayar tersebut.
Bagaimana hasilnya? Pada pertengahan Juli 2008, Ditjen Postel dan BRTI secara serentak mengirimkan beberapa tim terpadu untuk melakukan pengecekan di lapangan terhadap proses verifikasi dan validasi kartu prabayar. Tim tersebut tersebar langsung di 9 lokasi penyelenggara telekomunikasi yang berada di sekitar Jakarta. Ada 7 operator telekomunikasi selular yang menjadi target yaitu Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama, Natrindo Telefon Seluler (Axis), Hutchison CPT, Mobile-8 Telecom, dan Smart Telecom. Selain itu, empat penyelenggara Fixed Wireless Access juga ikut diselidiki yaitu Telkom, Indosat, Bakrie Telecom dan Mobile-8 Telecom.
Kegiatan yang dilakukan sebulan lalu ini memang sengaja tidak diberitahukan terlebih dahulu kepada para penyelenggara telekomunikasi, kecuali sehari sebelumnya. Tujuannya adalah agar efek inspeksi mendadak tetep melekat tanpa harus menyebutkan jenis monitoring, data pertanyaan dan pencocokan data tertentu yang dibawa oleh 9 tim ini.
Ternyata banyak ditemui kasus seseorang yang membeli kartu langsung dapat aktif, karena sudah diregistrasi langsung oleh pihak kios penjual voucher. Celakanya, penjual kios sering mengisi data secara sembarangan dengan alasan supaya tidak komplikated dan lekas terjual.
Nah, seperti inilah hasilnya :









