mrbambang

ketika Raksasa Online Mulai Tertarik Mencicipi Kue di Indonesia

by mrbambang on Des.01, 2008, under Technotalk

Google yahoo

Ilustrasi Yahoo dan Google. (daily-seo.com)

Pelanggan telekomunikasi di Indonesia sekitar 120 juta subscriber dan pengguna internet lebih dari 25 juta. Sementara itu jumlah penduduknya saja lebih dari 200 juta. Tentu hal ini merupakan peluang yang sangat besar bagi vendor global untuk menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial. Yahoo! Asia yang berkantor di Singapura akhir-akhir ini terlihat gencar melakukan serangkaian program di Indonesia termasuk mendekati warnet-warnet. Tidak salah Yahoo! mendekati warnet karena tempat publik ini merupakan salah satu tempat pengakses internet tertinggi selain perkantoran. Konten lokal juga semakin diperkuat dengan menggandeng media seperti Detik.Com, Kompas, Antara, SCTV dan KapanLagi.

Nah, bagaimanakah dengan Google? Apakah perusahaan yang besar karena mesin pencari ini diam saja melihat Yahoo! melenggang di Indonesia? Ternyata tidak. Google bahkan melangkah lebih jauh dengan membuka kantor cabang di Indonesia.Dari informasi yang saya peroleh, besok Google akan meresmikan kantor cabangnya di Indonesia. Tempat peresmian berlangsung di salah satu gedung perkantoran di bilangan Sudirman Senayan. Dengan hadirnya kantor cabang Google di Indonesia, bisa dipastikan layanan-layanan yang bisa dinikmati oleh pengguna internet di Indonesia semakin kaya lagi. Insya Allah, besok saya akan menghadiri prosesi bersejarah peluncuran kantor cabang Google ini di Indonesia untuk mengetahui apa saja program-program yang nanti akan digelar di Indonesia ini.

Google memang nama yang melegenda dan sepertinya internet akan terasa hampa tanpa kehadirannya. Saya mungkin juga termasuk salah satu orang yang memiliki ketergantungan pada Google. Saya sangat menyukai produknya yang inovatif dengan dukungannya yang besar terhadap Open Source.

Berikut ini beberapa tool utama yang saya gunakan yang mayoritas adalah produk Google ketika beraktivitas di internet :

Dari data di atas, terlihat bahwa saya mungkin termasuk yang memiliki kecanduan Google tingkat tinggi, halah. Walaupun saya juga sangat yakin bahwa saya tidak sendiri. Bahkan sangat banyak yang mengalami penyakit serupa seperti saya. Dan contoh kasus seperti itu sepertinya menjadi bukti penguat mengapa Google sampai perlu membuka kantor cabang di Google. Ahh.. saya mau juga sih di-hire oleh Google, tapii.. sebagai apa ya? Hihihi… Tapi ah sudahlah, setiap manusia memiliki jalan rejeki sendiri-sendiri, meskipun rumput di tetangga biasanya selalu lebih hijau.

Kalau sampeyan, seberapa besar tingkat ketergantungan terhadap Google? Apa yang diharapkan dengan kehadiran Google di Indonesia?

Update :

Ralat artikel ini bisa sampeyan baca di artikel saya “Google Hanya Jualan Kok, Belum Jadi Jualan di Indonesia:)

:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

blog comments powered by Disqus

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!