mrbambang

Kopassus – Militer dan Fakir Miskin

by mrbambang on Mar.10, 2008, under Tak Berkategori

KopassusTadi barusan teman saya login email di komputer yang biasa saya pakai. Kebetulan emailnya belum ditutup dan disubjek email ada press info yang menurut saya cukup menggelitik dan menggoda saya untuk membuka lebih jauh :D . Disitu terdapat artikel berjudul “Penyerahan Bantuan Canon EOS SLR Digital Camera kepada KOPASSUS”.

Canon kembali mewujudkan kepeduliannya melalui penyerahan bantuan, kali ini diberikan kepada KOPASSUS (Komando Pasukan Khusus). Bantuan ini merupakan wujud konkrit dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan program rutin dari pt. Datascrip, selaku distributor tunggal produk Canon digital camera.

Penyerahan bantuan berupa perangkat fotografi EOS SLR digital camera yang dilakukan pada 4 Maret 2008 pukul 10.00 WIB yang lalu, bertempat di Markas Komando KOPASSUS, Cijantung. Merry Harun, selaku Director Canon Division, pt. Datascrip menyerahkan 2 unit kamera EOS 350D kepada pihak KOPASSUS yang diwakili oleh Letkol Inf. Ricky Samuel, selaku Asisten Intelijen Komandan Jenderal KOPASSUS. Kedua unit kamera tersebut akan digunakan untuk kegiatan operasional penerangan KOPASSUS. Pada kesempatan yang sama Letkol Inf. Ricky turut menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasihnya kepada manajemen pt. Datascrip, terutama Canon yang telah ikut berpartisipasi secara nyata menunjukkan kepeduliannya membantu kinerja KOPASSUS.

Sudah sedemikian miskinkah institusi-institusi militer kita hingga dengan senang hati menerima bantuan? Tentu, menolak bantuan orang yang mau memberi kesannya juga kurang baik kecuali dengan alasan yang tepat. Hanya saja, kesan memberikan bantuan itu kok menurut saya lebih pas kalau ditujukan kepada korban bencana atau orang yang yang benar-benar miskin sehingga membuat pihak lain merasa iba untuk memberikan bantuan.

Beberapa hari yang lalu, saya juga ikut dalam Grand Launching Microsoft Server Wave 2008 di JCC. Di salah satu presentasi disebutkan bahwa Microsoft juga membantu sistem Kopassus. Detikinet juga mengulas hal ini yang menyebutkan bahwa sistem yang dikembangkan Microsoft yaitu semacam sistem profil. Sistem ini digunakan untuk pencarian file ataupun biodata anggota pasukan elit ini. Sebab selama ini Kopassus kesulitan mencari file yang tepat kalau ada misi khusus atau latihan. Selanjutnya, tim pengembang Microsoft mulai bergerak untuk merancang sistem scoring, training dan logistik.


Begitu menyedihkan ya? Untuk urusan IT yang seharusnya dikerjakan orang dalam malah diserahkan orang luar. Hal ini berpotensi pihak luar dalam ini salah satunya adalah Microsoft yang notabene adalah produk Amerika bisa mengetahui data-data penting. Apalagi kalau Microsoft Indonesia dimintai oleh Microsoft pusat di Amerika yang mana mereka dimintai data-data oleh Pentagon, tentu Microsoft akan memberikan dengan merunduk runduk sama Pentagon. Tapi, semoga saja tidak.

Trus, bagaimana sebenarnya kondisi Kopassus atau instansi militer secara umum? Kalau inipun saya tidak tahu keadaan pastinya. Jangankan kondisi saat ini, pangka-pangkat militer dari yang terendah sampai tertinggi plus membaca tanda badge lengan saja tidak hapal kok :D . Hanya sedikit yang saya tahu mengenai dunia militer Indonesia seperti embargo senjata oleh Amerika (CMIIW) sehingga terpaksa beli senjata atau pesawat dari Rusia. Kemudian persenjataan yang katanya juga sudah mulai usang. Mungkin Anda lebih tahu, silahkan share disini.

:

blog comments powered by Disqus

Looking for something?

Use the form below to search the site:

Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!